“Saya memimpikan
sesuatu mimpi yang tampak mustahil, mimpi itu terwujud.”
(Junichiro Koizumi,mantan Perdana Menteri Jepang)
Suatu hari
ada seorang anak muda yang melakukan perjalan jauh hanya untuk menemui seorang
tua yang terkenal bijak. Si anak muda bertanya ”Pak saya mendengar bahwa
bapak adalah seorang yang sudah sering memberi petuah bijak kepada banyak orang
yang sedang menghadapi masalah.”
“Ngak
usah basa basi,ceritakan apa masalahmu anak muda” tanya si orangtua.
“Sebenarnya
bukan masalah besar. Saya hanya ingin tahu apa sebenarnya yang dinamakan impian
sejati di dunia ini? karena saya punya banyak sekali keinginan dan harapan
harapan untuk masa depan saya.apa semua itu dapat disebut impian sejati.”
“Apakah kau
bisa renang.”
“Tidak bisa
pak.”
“Mari ikut
aku.”
Orang tua
itu mengajaknya jalan jalan ke sungai. Sampai disalah satu tepi pantai, sambil
memegang tangan si anak muda,orangta bijak itu dengan tiba tiba mendorong
kepala si anak muda kedalam air,anak muda itu meronta ronta, tapi orang tua itu
tidak melepaskan pengangannya. Sampai kemudian orangtua itu dengan sekuat
tenaga menariknya keatas.
“Apa yang
barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya,”teriak si anak muda kepada
orangtua bijak tersebut. Orang tua itu tidak menjawab pertanyaannya,malah balik
bertanya “Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada didalam air tadi?”. “Tentu
saja udara. Karena saya tadi megap-megap gak bisa nafas,” jawab si anak
muda.
“Bagaimana
umpama kamu meronta ronta di air saya tawarkan yang lain sebagai pengganti udara,
misalnya kekayaan, pangkat tinggi, wanita cantik?”. Tanya si orang tua lagi.
“Tidak, tidak
ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada
saya,tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air,” jelas si anak muda.
“Itulah
impian sejati. Kalau kamu mengingikan sesuatu sebesar keinginanmu akan udara
ketika kamu berada dalam air,itulah impian sejati.” kata sia orang tua bijak.
Musatahil
dunia akan semaju ini tanpa kehadiran para pemimpin. Mustahil dunia bisa
berkembang dengan teknologi yang sedemikian cangggih, tanpa kemunculan para
pemimpin. Dulu memimpikan bisa mengobrol antar daerah mungkin hanya sebuah
mimpi tetapi Alexander Graham Bell telah membuktikan bahwa mimpi itu bisa
terwujud.
Tanpa
impian,manusia tidak akan bergerak maju meraih nasib baiknya. Ia akan tetap terkungkung
dalam kehidupan yang begitu-gitu saja.hidupnya stagnan. tak punya arah jelas
untuk meningkatkan hidupnya menuju hidup yang lebih bermartabat.hasrat dan
kegigihan manusia rata rata,sangat mudah leburnya hanya tidak kuatnya impian
yang ada dalam benak mereka. Bahkan karena tantangan dan ujian yang remeh, ia
dengan mudah kalah.
Sebenarnya
mimpi adalah mesin kemajuan jika ia terpatri kuat dalam dada seseorang. tanpa
kekuaatan mimpi, rasanya kita akan terombang rambing oleh keadaan dan ujian,
ujian dalam hidup. Tanpa impian yang kuat kita akan mudah menyerah hanya karena
tantangan remeh kehidupan. Impian yang lemah akan goyah karena masalah yang
menempah.
Padahal
hidup ini adalah kepastian. Kita belum tahu masalah apa yang dihadirkan oleh Tuhan
untuk menguji kita dalam menghadapi mimpi. Kita belum tahu ujian apa yang telah
dipersiapkan oleh Tuhan untuk menguji kuat lemahnya impian yang tertanam dalam
dada kita. Inspirasi tertentu mungkin
jadi keniscayaan kita.
Sebenarnya
firman tuhan yang mengatankan bahwa tuhan akan menjawab doa hambanya adalah
kebenaran mutlak. Tuhan mengabulkan doa kita dengan tiga cara:
Apa bila
tuhan mengatakan YA..kita akan mendapat
apa yang kita minta.
Apabila tuhan
mengatan TIDAK.kita akan mendapatkan yang lebih baik.
Apabila tuhan
mengatakan TUNGGU.kita akan mendapat yang terbaik pada saat yang tepat
menurut Tuhan.
Tuhan tidak
pernah terlambat . Dia tidak juga tergesa gesa. Dia selalu tepat waktu dan
selalu punya alasan dibalik semua kejadian dalam hidup kita. Segala keputusan Tuhan
adalah yang terbaik bagi kita. Jika pun doa kita tak kunjung terjawab ‘YA’
pikirkan, barang kali karena Tuhan sayang pada kita. Dia suka mendengar kita
memanjatkan doa padanya.
Mario Teguh pernah berpesan,”Terkadang Tuhan menyudutkan
jiwa-jiwa kecintaanNya ke relung dan cela sempit dan sulit, agar mereka tak
memiliki apapun selain Tuhan dan keluarga, agar mereka bersih dalam keikhlasan
untuk bekerja mengunduh rezeki Tuhan.”
Tetaplah
berbaik sangka terhadap pemberian Allah. Hadapi masalah dengan lapang dada.
Berdasarkan hasil penelitian terhadap ribuan orang-orang sukses , berhasil
disimpulkan bahwa 85% kesuksesan dari setiap individu dipengaruhi oleh sikap
positif. Sedangkan kepemilikan skill atau technical expertise hanya berperan
15%.
Jadikan masalah sebagai pembelajaran
yang memperkuat mental kita.jadikan kegagalan sebagai media untuk merenung dan
intropeksi diri.Dengan kegagalan kita bisa tahu bahwa lubang disana-sini. Positiflah
memandang hidup. Semoga dengan sikap-sikap positif, keberhasilan sejati sagera
hadir dalam hidup kita....















